9

Terapi Dapur Nigella Lawson

nigella.jpg

If you can organize your kitchen, you can organize your life
(Louis Parrish)

Ini dia perempuan yang sekitar satu tahun ini membuat saya takjub, Nigella Lawson. Sejujurnya, saya baru mengenalnya satu tahun terakhir gara-gara nonton acara dia Nigella’s Feast, Nigella’s Bites, Forever Summer with Nigella dan yang terakhir Nigella Express di kanal Discovery Travel and Living.

Tidak seperti pembawa acara masak-memasak di Indonesia yang lazim kita kenal di tv, sangat kaku, bertujuan memberi tutorial masak memasak untuk pemirsa, dan berusaha berramah-tamah (meskipun hanya satu arah). Sebaliknya, Nigella lebih personal. Konon, syutingnya pun dilakukan di rumah sendiri. Dan satu resep, disyut hingga empat kali untuk kesempurnaan hasil akhir! Lebih dari itu, kelihatan sekali Nigella berusaha menggunakan latar yang minimalis tetapi tetap berkesan hangat. Kok bisa ya? Padahal selama ini, penataan ruang yang minimalis berkesan sangat “dingin”. Tapi tidak di acara Nigella. Kesan minimalis saya tangkap dari pilihan warna barang-barang yang ada di situ, bahkan warna pakaiannya pun terlihat jelas dipilih khusus. Kesan hangat yang “tersembunyi” itu, saya dapatkan dari sosok Nigellanya sediri (yang tak bosan-bosannya tersenyum dan bercerita tentang persona dirinya sendiri), juga dari masakan-masakan yang dibuatnya.
Continue reading