Blog.
Saya seorang penulis. Saya menulis beberapa buku, ulasan, cerita pendek, dan terutama blog.

“Che Guevara adalah manusia paling lengkap pada masanya.”
(Jean Paul Sartre)

Sejak kematiannya pada tahu 1967, Ernesto “Che” Guevara telah menjadi ikon dan figur dengan citra sangat terkenal di dunia. Gambar Che terpampang di mana-mana; poster, buku, topi, pin, kotak rokok, sampul kaset, dan yang paling banyak, T-shirt. Tapi kenyataannya, banyak orang yang memakai kasor bergambar Che tidak mengetahui siapa sebenarnya Che Guevara.

Biografi grafis (baca: komik) yang digambar dan ditulis berdasarkan riset oleh Spain Rodriguez ini memberi nafas baru pada sejarah dan perjuangan Che. Buku ini menyoroti kehidupan Che serta pengalaman yang membentuk karakternya. Dari perjalanan naik sepeda motor ke Amerika Latin, saat menduduki posisi penting sebagai pimpinan di gerakan revolusioner Fidel Castro, perjalan di Afrika, keterlibatan dengan pemberontakan di Bolivia yang berujung pada kematiannya, hingga warisan luar biasa yang ia tinggalkan untuk dunia.


“Ya, dia anakku. Dia sakit.”

Bagaimanakah sebuah penyakit bisa mempengaruhi hidup sebuah keluarga? Bagi keluarga Beauchard penyakit yang diderita anak tertua mereka lama kelamaan berlaku selayaknya kompas; menunjukkan ke arah mana keluarga ini akan pergi. Jean-Christope menderita epilepsi sejak kecil. Ia bisa terserang hingga tiga kali sehari, tanpa mengenal waktu maupun tempat. Jika serangannya terjadi, ia tiba-tiba menjadi lumpuh, pandangannya tak tentu, tak punya kontrol terhadap dirinya sendiri, air liurnya pun tumpah. Lalu, jika ini terjadi di tempat-tempat umum (dan kebetulan sering), maka orang-orang akan mengerumuninya. Dengan tatapan heran, jijik, takut, sekaligus bersemangat, orang-orang bergumam-gumam, mengata-ngatainya gila, perlu dibawa ke RSJ, kesurupan, atau paling bagus, ia dituduh idiot.