Frankfurt Book Fair 2015

Frankfurt Book Fair 2015

Ada banyak pertentangan sebelum Frankfurt Book Fair 2015 berlangsung. Sejumlah orang dari berbagai pihak banyak yang tidak puas dan protes, baik itu cuma sekedar mengeluh di belakang, maupun vokal di socmed. Ssaya tidak perlu menyebut satu per satu siapa saja yang buka mulut, protes ini-itu. Pada akhirnya saya cuma bisa memaklumi, dan berkata dalam hati, mungkin mereka ingin didengar. 

Pada tanggal 13 Oktober 2015 saya terbang ke Frankfurt untuk menghadiri FBF 2015. Tiba di kota itu siang hari, sekitar jam 1. Pembukaan FBF 2015 dijadwalkan jam 5 sore. Saya tidak bisa ikut pembukaan karena baru menemukan hotel sekitar jam 5 lewat. Hari itu saya gunakan untuk istirahat. 13 jam perjalanan pesawat dengan satu kali transit di Abu Dhabi cukup membuat saya lelah. Meski di dalam pesawat saya merasa cukup produktif dengan menonton serial How to Get Away with Murder dan membaca e-book di iPad saya.

Continue reading »

Melbourne Writers Festival 2015

Melbourne Writers Festival 2015

The season was still winter, they say, as I packed my luggage to go to Melbourne, late August 2015. Although it’s not snowy, but the chill windy air made us need to wear a coat, and a scarf.

Continue reading »

Photo Shoot at Pullman Hotel Jakarta

Photo Shoot at Pullman Hotel Jakarta

It was a beautiful day on Sunday, 23 August 2015. Aelke, I and our dear friend, Anis rushed the morning to Pullman Hotel, Jakarta. Ms. Rita welcomed us friendly and showed us the hotel she worked for. The lobby itself shows clearly that they picked one clear design concept for the hotel: a hotel gallery. Statues, paintings and contemporary arts are here and there as the interior design of the hotel. Even the chairs, sofas and centerpieces are clearly show that the hotel really thought it trough on designing its interior.

Continue reading »

Kisah Gadis Kretek dan Lelaki Harimau
3

Kisah Gadis Kretek dan Lelaki Harimau

RatihEka1

Wawancara dengan GEO Times | Sabtu, 14/02/2015

“Maaf, agak telat. Saya kira perjalanannya tidak akan semacet ini,” kata Ratih Kumala memulai perbincangan.

Ratih Kumala dan Eka Kurniawan adalah dua penulis yang belakangan ini namanya makin terkenal di dunia sastra Indonesia. Selain sebagai penulis, keduanya adalah pasangan suami istri.

Keduanya telah melahirkan beberapa novel, selain sempat juga menerbitkan kumpulan cerita pendek. Kedua penulis muda ini bertutur  pada The Geo Times tentang kecintaan mereka pada sastra.

Continue reading »