Lahir, Jodoh, Rejeki dan Matinya Sebuah Tulisan
12

Lahir, Jodoh, Rejeki dan Matinya Sebuah Tulisan

Matabaca, edisi Desember 2008 Lahir Saya sering mendengar kalimat ini: “tulisanku adalah anak-anakku”. Beberapa penulis bahkan saya tahu menyebut buku-bukunya yang telah terbit sebagai ‘anak ke-1’, ‘anak ke-2’, dst. Sebutan ‘anak’ bagi sebuah tulisan, bagi saya terdengar sangat over-protektif, sebab itulah yang biasa dilakukan orang tua (dalam hal ini penulis) terhadap anak-anaknya. Sayangnya, justru sikap…
Continue reading »