4

“Rumah Duka”: sebuah pembacaan (kurang) seksama

Posted by rk on Sep 26, 2008 in Review, Short Stories

by : Mirza Rahadian

Bila cinta memiliki wajah, maka cerpen Ratih Kumala menunjukkan kecantikan cinta yang tidak umum. Sebentuk cantik yang wajar dan tidak berlebihan, yang hanya bisa dilihat cantik bila kita mampu melihat apa yang tersembunyi di balik wajah itu.

Tags: , , , ,

 
7

Gerhana Kembar, Sebuah Perspektif

Posted by rk on Aug 16, 2008 in Gallery, Literature, On Writing, Review, Short Stories

Saya menyebut novel Gerhana Kembar karya Clara Ng sebagai novel tentang lesbian tanpa pretensi yang mencurigakan. Novel ini bercerita tentang Fola dan Henrietta, sepasang lesbian yang menjadi tokoh utama. Dua plot utama yang ada pada novel ini yaitu pada tahun ‘60-an dan pada tahun 2008. Cerita diawali dengan pertemuan Fola dan Henrietta. Pada bab [...]

Tags: , ,

 
16

“Rumah Duka”

Posted by rk on Jul 7, 2008 in Short Stories

Kompas | Minggu, 6 Juli 2008

Hal pertama yang muncul di kepala saat laki-lakiku menamatkan sisa nyawanya adalah; mungkin perempuan itulah yang lebih kehilangan dibanding aku, istri sahnya. Ketika itu jarum jam menggenapkan pukul tiga pagi. Anak perempuanku menangis berteriak memanggil-manggil nama papahnya, gema suaranya menyayat ke sudut-sudut koridor rumah sakit. Aku menangis tertahan. Sedang anak [...]

Tags: , , , ,

 
12

“Foto Ibu”

Posted by rk on Jun 3, 2008 in Literature, Short Stories

Ilustrasi oleh Wiediantoro
Sudah kupikir masak-masak; jika aku kelak membuat tato, maka tato itu adalah wajah ibuku. Akan kuukir di kulit punggungku, lebih tepatnya lagi di bagian tengah punggung agar tak kelihatan jika aku memakai baju berpunggung agak rendah, atau kaos yang terlalu tinggi potongan pinggangnya, atau baju renang. Aku tak ingin ibuku melihatnya. Tentu ia [...]

Tags: , , , , ,

 
1

“Ah Kauw”

Posted by rk on Feb 18, 2008 in Literature, Short Stories

Sudah hampir dua puluh lima tahun Ah Kauw menjadi penggali kubur. Jika kau mengira ia bekerja sebagai penggali kubur bagi mereka yang mati, maka kau salah.
Tadinya ia menggali kubur untuk orang yang sudah mati, seperti penggali kubur kebanyakan. Sampai suatu hari, Koh Hien, orang yang dikenal Ah Kauw sebagai pemilik toko yang menjual barang-barang untuk [...]

Copyright © 2010 Ratih Kumala’s Little Blog All rights reserved.
Desk Mess Mirrored v1.4.3.1 theme from BuyNowShop.com.