“Rumah Duka”: sebuah pembacaan (kurang) seksama
by : Mirza Rahadian
Bila cinta memiliki wajah, maka cerpen Ratih Kumala menunjukkan kecantikan cinta yang tidak umum. Sebentuk cantik yang wajar dan tidak berlebihan, yang hanya bisa dilihat cantik bila kita mampu melihat apa yang tersembunyi di balik wajah itu.
Tags: cerpen, mirza rahadian, ratih kumala, resensi, rumah duka
Gerhana Kembar, Sebuah Perspektif
Saya menyebut novel Gerhana Kembar karya Clara Ng sebagai novel tentang lesbian tanpa pretensi yang mencurigakan. Novel ini bercerita tentang Fola dan Henrietta, sepasang lesbian yang menjadi tokoh utama. Dua plot utama yang ada pada novel ini yaitu pada tahun ‘60-an dan pada tahun 2008. Cerita diawali dengan pertemuan Fola dan Henrietta. Pada bab [...]
Tags: Clara Ng, Gerhana Kembar, Lesbian
“Rumah Duka”
Kompas | Minggu, 6 Juli 2008
Hal pertama yang muncul di kepala saat laki-lakiku menamatkan sisa nyawanya adalah; mungkin perempuan itulah yang lebih kehilangan dibanding aku, istri sahnya. Ketika itu jarum jam menggenapkan pukul tiga pagi. Anak perempuanku menangis berteriak memanggil-manggil nama papahnya, gema suaranya menyayat ke sudut-sudut koridor rumah sakit. Aku menangis tertahan. Sedang anak [...]
Tags: cerita pendek, duka, kompas, ratih kumala, rumah
“Foto Ibu”
Ilustrasi oleh Wiediantoro
Sudah kupikir masak-masak; jika aku kelak membuat tato, maka tato itu adalah wajah ibuku. Akan kuukir di kulit punggungku, lebih tepatnya lagi di bagian tengah punggung agar tak kelihatan jika aku memakai baju berpunggung agak rendah, atau kaos yang terlalu tinggi potongan pinggangnya, atau baju renang. Aku tak ingin ibuku melihatnya. Tentu ia [...]
“Ah Kauw”
Sudah hampir dua puluh lima tahun Ah Kauw menjadi penggali kubur. Jika kau mengira ia bekerja sebagai penggali kubur bagi mereka yang mati, maka kau salah.
Tadinya ia menggali kubur untuk orang yang sudah mati, seperti penggali kubur kebanyakan. Sampai suatu hari, Koh Hien, orang yang dikenal Ah Kauw sebagai pemilik toko yang menjual barang-barang untuk [...]
-
Berlangganan
Blog kecil
- in memoriam: MICHAEL JOSEPH JACKSON (1958-2009)
28/06/2009
Goodbye, Moonwalker...
I'll see you in the moon.
You will always be in my heart.
Forever.
(to MJ, 08/29/1958-06/25/2009) - "D" Day
04/06/2009
Happy birthday to my best friend: ME
Here I give you the best gift ever: YOUR 4th BOOK
May you never forget who you are, and where you belong
And always believe, even when destiny calls you not to have a long-life,
you have done your best for yourself and people around you.... - Count down terbit novel Kronik Betawi
03/06/2009
COUNT DOWN
2 hari menuju terbit novel Kronik Betawi(terbit 4 Juni 2009)
- Count down terbit novel Kronik Betawi
02/06/2009
COUNT DOWN
3 hari menuju terbit novel Kronik Betawi(terbit 4 Juni 2009)
Categories
Recent Posts
- Abdullah Harahap, Master of Horror Fiction
- Doel Hamid Asal Betawi
- This is it. The day the music died: Michael Jackson (1958-2009)
- Managing Writers
- Tiga Bayangan, novel grafis
- TEROKA: Optimisme dalam Prosa Betawi
- Betawi versus Modernisasi
- Novel KRONIK BETAWI Bisa Pesan di Sini :)
- Betawi Jaman Doeloe
- Kronik Betawi, sebuah novel
Recent Comments
- Udo on Doel Hamid Asal Betawi
- icha on Shakespeare dalam Manga
- ari wibowo on Tempat bermain dan “bekerja”
- Anak. Agung. Krisna on MySelf
- Wulan on MySelf
- Liberty on This is it. The day the music died: Michael Jackson (1958-2009)
- angga rakacitra on The Grass is Singing: Skenario Terburuk Perempuan
- chucky on This is it. The day the music died: Michael Jackson (1958-2009)
- si Rusa Bawean on MySelf
- asfan on Tiga Bayangan, novel grafis
Ads
Meta
- in memoriam: MICHAEL JOSEPH JACKSON (1958-2009)