Endorsement Pembaca Gadis Kretek
5

Endorsement Pembaca Gadis Kretek

Mengejutkan, penuh dengan detail yang kaya sampai kalimat terakhir. Tanpa terasa kita diajak oleh tiga generasi Indonesia mutakhir yang berusaha meluruskan penyelewengan sejarah oleh generasi yang bercerai berai akibat ganasnya revolusi, politik dan kondisi sosial paling kontroversial di negeri ini lewat kretek, cinta, dan kasih tak sampai melalui ludah yang terasa manis. Semanis ludah Roro Mendut. Karya yang indah dan sayang untuk dilewatkan! (John-De Rantau, sutradara)

Gadis Kretek merupakan sebuah masterpiece — novel dengan jiwa besar dari seorang penulis muda yang selalu menghadirkan karya-karya ‘menggigit’. Gadis Kretek merupakan sebuah kajian budaya yang dibuat hidup oleh karakter-karakter yang ‘berani’ serta nuansa kekeluargaan yang meski tak sempurna, namun tetap penuh kehangatan. Bravo, Ratih! (Maggie Tiojakin, penulis)

———-

Pre-order novel Gadis Kretek dibuka dari tanggal 16 Februari-1 Maret 2012. 20 pembeli pertama akan mendapatkan bonus kumcer Larutan Senja. Untuk keterangan yang lebih detail, sila klik http://www.gramediashop.com/book/detail/9789792281415/Gadis-Kretek

5 thoughts on “Endorsement Pembaca Gadis Kretek

  1. Gadis Kretek, hmmm, judulnya saja sudah sangat menyaran alias membuat penasaran dan jarang-jarang lho. Dengan riset yang tidak tanggung-tanggung, novel ini mungkin akan ‘memporak-porandakan’ kitab sejarah yang telah ada. Ya, saya hanya tahu secuil novel ini melalui sinopsis-sinopsis yang tersebar di internet. Dan justru ingin memiliki juga nanti.

    Moga kebagian ya :)

    Selamat buat Ratih Kumala dan saya juga tengah belajar menulis lama (menulis novel). Moga sangat membantu nantinya.

  2. terimakasih telah mengenalkan rokok keretek sbg bagian dari budaya masyarakat kudus.

    ————-

    @Museum Kretek Kudus: Duh…saya merasa tersanjung sekali Museum Kretek Kudus mau komentar di blog saya :)

  3. Cover novel Gadis Kretek sesungguhnya sudah memprovokasi saya untuk membacanya hingga tuntas dalam sekali duduk, apalagi lihat nama penulisnya – Ratih Kumala – yang juga menulis novel Kronik Betawi (2009) menjadi jaminan kalau novelnya pasti nyiamik untuk dinikmati (saya terkesan sangat dengan novel Kronik Betawi).

  4. mbak…aku sudah membaca novelmu…ada beberapa catatan dari saya soal halaman…duh gak sempet cari halamannya…pokoknya yang menyinggung “notaris” an cerita terakhir tentang rasa menyesal keluarga soeraja terhadap jeng yah…menimbulkan pertanyaan buat saya…itu perusahaan kreteknya bentuknya apa ya PT?

    oh ya Profel FB ku bergambar gadis kretek…boleh kan?

    ——–

    @Deasy: thanks ya catatan koreksinya :) silakan aja dipake gambar Gadis Kretek-nya ;)

  5. Mbak ratih, saya baru saja selesai membaca novel gadis kretek dan saya suka sekali. Ada hal yang ingin saya tanyakan, apakah mbak Ratih adalah Arum Cengkeh?

    ———-

    @Dhesya: Saya bukan Arum Cengkeh, hehehe.

Comments are closed.