Larutan Senja

:: kisstheangel.multiply.com 

Gaya bahasanya.. wow! Imajiner, tepat pada sasaran, dan punya makna. Tadinya, saya pikir, kumpulan cerpen ini akan sama dengan kumpulan cerpen penulis2 lain. Tapi ternyata isinya jauh dari yang saya kira..

Awal mulanya, saya direkomendasikan buku ini oleh senior saya yang angkatan 2004. Katanya, sebagai mahasiswi Antropologi, saya wajib baca buku ini karena dalam buku ini mengandung unsur2 yang ‘antrop banget’. Nilai budaya, tradisi, estetika masyarakat, sampai religi (namun tidak religius).

Sejenak, penceritaan unsur2 yang disebutkan diatas seperti diselubungi oleh gaya yang sedikit ‘mistis’. Tidak sedikit cerita-cerita yang ditemukan bernuansa kematian, dukun beranak, ngaben, karma, dan tumbal sebab-akibat perbuatan manusia. Memang kental dengan adat yang mengarah ke tradisional-radikal ala masyarakat Indonesia, padahal adat Indonesia pun penuh dengan ‘kearifan lokal’ yang sayang tidak banyak di-explore. Namun, ada pula tema besar dan detail yang diangkat dengan lugas dan indah.

Keseluruhan sih oke.. Ratih Kumala intinya punya bahasa yang tidak dimiliki penulis lain. Saya sangat setuju dengan pendapat Triyanto Triwikromo, “Membaca cerita-cerita Ratih Kumala, kita seperti bertamasya dengan kaki pincang.. minder tetapi harus terus-menerus menyelesaikan pemaknaan.”

One thought on “Larutan Senja

Comments are closed.