<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Managing Writers</title>
	<atom:link href="http://ratihkumala.com/blog/managing-writers-530.php/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ratihkumala.com/blog/managing-writers-530.php</link>
	<description>The Only Constant is Change</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Jul 2010 05:54:09 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: cpu</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/managing-writers-530.php/comment-page-1#comment-1575</link>
		<dc:creator>cpu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 14:23:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/?p=530#comment-1575</guid>
		<description>&quot;penulis hanya menulis yang bagus agar tulisannya laku dijual&quot;

Saya kok kurang setuju ya tentang kalimat ini, seolah-olah kita tertekan harus menulis, padahal menulis bukan yang dipaksakan karena untuk mencari nafkah. Trus dimanakah tingkat kesenangan dari menulis itu sendiri?

lebih cocok, &quot;penulis hanya menulis hal yang ia minati&quot;

salam
masterofcpu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;penulis hanya menulis yang bagus agar tulisannya laku dijual&#8221;</p>
<p>Saya kok kurang setuju ya tentang kalimat ini, seolah-olah kita tertekan harus menulis, padahal menulis bukan yang dipaksakan karena untuk mencari nafkah. Trus dimanakah tingkat kesenangan dari menulis itu sendiri?</p>
<p>lebih cocok, &#8220;penulis hanya menulis hal yang ia minati&#8221;</p>
<p>salam<br />
masterofcpu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: santy</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/managing-writers-530.php/comment-page-1#comment-1566</link>
		<dc:creator>santy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 01:53:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/?p=530#comment-1566</guid>
		<description>aq juga senang menulis dan aq juga suka dan sayang dengan MICHAEL JACKSON ,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aq juga senang menulis dan aq juga suka dan sayang dengan MICHAEL JACKSON ,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fei</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/managing-writers-530.php/comment-page-1#comment-1436</link>
		<dc:creator>fei</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 14:02:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/?p=530#comment-1436</guid>
		<description>i love reading this one, Mbak Ratih...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>i love reading this one, Mbak Ratih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fandy hutari</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/managing-writers-530.php/comment-page-1#comment-1390</link>
		<dc:creator>fandy hutari</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 03:57:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/?p=530#comment-1390</guid>
		<description>tapi terkadang saya berpikir,kenapa di negeri ini profesi penulis kurang dianggap. Terutama oleh orang2 terdekat, seperti keluarga. Btw,salam kenal mba.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tapi terkadang saya berpikir,kenapa di negeri ini profesi penulis kurang dianggap. Terutama oleh orang2 terdekat, seperti keluarga. Btw,salam kenal mba.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: deni oktora</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/managing-writers-530.php/comment-page-1#comment-1386</link>
		<dc:creator>deni oktora</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 05:55:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/?p=530#comment-1386</guid>
		<description>oo...begitu ya..mbak....jadi pada intinya profesi sebagai penulis belum dapat menjadi suatu karir yang menjanjikan untuk dibuat profesional seperti artis sinetron gitu ya?

saya suka menulis mbak..cuman miris juga sih kalau melihat jumlah 223 juta penduduk indonesia {jumlah yang menurut saya cukup banyak} ternyata kontras dengan jumlah penyebaran buku yang hanya terkonsentrasi pada pulau jawa saja - terutama jawa barat.

itu juga yang baca pasti hanya kalangan2 tertentu saja {yang memiliki hobi baca}, sementara yang lain (which is yang kita sudah tahu klo rata2 orang indonesia baik mahasiswa, siswa-siswi SMP maupun SMU) masih memiliki minat yang rendah dalam membaca buku.

padahal kalau kita, penduduk indonesia memilki tingkat baca yang tinggi saya rasa kita bisa meningkatkan mutu pendidikan kita dan yang lebih penting mungkin memajukan kasana sastra kita, dan tak ketinggalan profesi penulis menjadi sebuah profesi yang tida dipandang sebelah mata lagi. tapi akan menjadi sebuah profesi yang mulia layaknya guru &amp; dosen.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oo&#8230;begitu ya..mbak&#8230;.jadi pada intinya profesi sebagai penulis belum dapat menjadi suatu karir yang menjanjikan untuk dibuat profesional seperti artis sinetron gitu ya?</p>
<p>saya suka menulis mbak..cuman miris juga sih kalau melihat jumlah 223 juta penduduk indonesia {jumlah yang menurut saya cukup banyak} ternyata kontras dengan jumlah penyebaran buku yang hanya terkonsentrasi pada pulau jawa saja &#8211; terutama jawa barat.</p>
<p>itu juga yang baca pasti hanya kalangan2 tertentu saja {yang memiliki hobi baca}, sementara yang lain (which is yang kita sudah tahu klo rata2 orang indonesia baik mahasiswa, siswa-siswi SMP maupun SMU) masih memiliki minat yang rendah dalam membaca buku.</p>
<p>padahal kalau kita, penduduk indonesia memilki tingkat baca yang tinggi saya rasa kita bisa meningkatkan mutu pendidikan kita dan yang lebih penting mungkin memajukan kasana sastra kita, dan tak ketinggalan profesi penulis menjadi sebuah profesi yang tida dipandang sebelah mata lagi. tapi akan menjadi sebuah profesi yang mulia layaknya guru &amp; dosen.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
