Oleh-oleh dari Korea

Pada Mei 2013 lalu saya berkesempatan ke Seoul, Korea. Ini adalah kali pertama saya ke negara ini. Tidak hanya berkeliling kota dan beberapa tempat wisata yang ada, tetapi juga beruntung sempat bertemu beberapa artis K-Pop sebab menonton acara TV live berjudul “Show Champion” dengan host salah satu personil T-Ara. Meskipun saya tidak terlalu cocok dengan makanan tradisional Korea yang rasanya cenderung hambar, tetapi pada dasarnya saya suka mencicipi makanan baru. Jadi, saya tidak terlalu banyak mengeluh soal yang satu ini. Satu favorit saya adalah samgetang, ayam rebus dengan gingseng di dalamnya. Kedatangan saya pada bulan Mei ke Seoul membuat saya sempat merasakan dua musim: semi dan panas. Pada hari pertama dan kedua, suhu setempat 12 derajat Celcius. Pada hari ketiga, suhunya mencapai 29 derajat Celcius. Benar-benar perubahan iklim yang cukup drastis, dan itu membuat kulit saya sangat kering. Nina, host kami di Seoul, dengan baik hati memberikan lipglossnya yang multifungsi untuk saya pakai di bibir dan di kulit yang kering. *Thanks, Nina!*

Ketika saya di sana, ada sebuah berita yang cukup mengejutkan: Korea Utara mengirimkan misil ke Korea Selatan. Saat bis membawa kami ke Nami Island, kami melewati sebuah sungai dan sempat ditunjukan bahwa pulau di seberang sungai itu adalah Korea Utara. Salah satu host kami, bernama Sarah menanyakan, “apakah kamu takut berada begitu dekat dengan Korea Utara?” Saya menjawab, “Tidak, sebab di negara kami sudah sangat terbiasa dengan adanya bom dari teroris, hahaha.” Dan Sarah pun terkejut dengan jawaban saya.

Seminggu di Seoul cukup membuat saya terinspirasi akan ide-ide cerita baru. Terimakasih Mark, Nina, Erika dan Sarah yang telah menerima saya dan beberapa teman dari Indonesia, Malaysia serta Thailand untuk berkunjung ke Seoul, Korea :)

 

2 thoughts on “Oleh-oleh dari Korea

Comments are closed.