Oleh-oleh Dari Peluncuran Novel Gadis Kretek
4

Oleh-oleh Dari Peluncuran Novel Gadis Kretek

Novel Gadis Kretek akhirnya resmi lahir. Tanggal 9 Maret 2012, di TB Gramedia, Grand Indonesia, jam 15:00-17:00 wib telah diluncurkan. Pada hari ini, juga untuk pertama kalinya saya memegang buku ini secara nyata, sebab memang buku betul-betul fresh from the oven, alias baru keluar dari percetakan pada hari sebelumnya di langsung dikirim ke lokasi launching.

Cukup seru ngobrol bersama Djenar Maesa Ayu dan Mumu Aloha di peluncuran ini. Tetapi jika ada yang berharap akan menemukan perebatan keras ala mempertahankan prinsip ngerokok atau tidak, maka mungkin akan kecewa. Sebab kami cenderung “bergosip” dan berbagi kisah sendiri-sendiri. Djenar menceritakan pengalamannya sebagai perempuan perokok, saya sebagai perempuan bukan perokok yang sok ngomongin rokok kretek, hahaha. Pagi pada Hari H, kami bertiga (saya, Djenar dan Mumu) sempat twitteran, membahas celana jeans andalan yang masih dijemur, dan berharap bisa kering untuk dipakai ketika launching.

Terimakasih buat teman-teman yang datang meskipun ada hujan, macet dan demo di Bundaran HI. Untuk Gramedia Pustaka Utama, juga Mbak Mirna editorku, yang telah dengan terbuka mensuport dan menerbitkan Gadis Kretek. Last but not least untuk Djarum Bakti Budaya yang mendukung peluncuran Gadis Kretek ini. Kalian harus tahu, aku mencintai kalian!

Sumber foto: Detik Hot

4 thoughts on “Oleh-oleh Dari Peluncuran Novel Gadis Kretek

  1. Luar biasa, alur cerita berjalan sangat indah.
    Dua jempol untuk Ratih Kumala.

    ———-

    @Henny Naojan: Makasih :)

  2. Satu kata salut ! sebuah novel budaya dan sejarah dengan setting industri rokok kretek serta perjalanan menyuri kota kota indah indah di jawa tengah. Terutama kota M, kota tercinta tempat saya dilahirkan dan dibesarkan. Seingat saya belom pernah ada novel sastra yang menjadikan kota M sebagai setting cerita. Salam serta sukses selalu….

  3. “Gadis Kretek” mengubah paradigma saya tentang kota M…kota kecil yang ternyata banyak mengandung sejarah yang luar biasa…saya jadi teringat tentang sejarah keluarga saya yang juga tertinggal di Kota M itu…
    hehehe…Mbak Ratih ternyata juga kenal dengan wajik Nyah. Pang…tempat yg bikin saya selalu meneteskan air liur…apalagi kalau wajiknya fresh from the oven..

  4. Just finished Gadis Kretek. I Like the way you write, and, the story is awesome…… . Have learned a lot about rokok kretek. Can not wait to read your other books. Keep going…. :-)

    ———-

    @Wolfgang Oey: Thanks :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>