<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Orang Gila dalam Fiksi</title>
	<atom:link href="http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php</link>
	<description>The Only Constant is Change</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 05:34:49 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: jengki</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php/comment-page-1#comment-794</link>
		<dc:creator>jengki</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 05:22:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php#comment-794</guid>
		<description>menarik...selalu berjuang untuk suatu yang akan abadi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menarik&#8230;selalu berjuang untuk suatu yang akan abadi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zul ...</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php/comment-page-1#comment-793</link>
		<dc:creator>Zul ...</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 01:48:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php#comment-793</guid>
		<description>Kekuatan Pak Sawali adalah mengangkat tema sederhana yang sering terjadi di sekitar kita tanpa kita pernah perhatian dengan seksama. Bicara masalah orang-orang kecil seperti ini juga kita temukan pada karya Joni Ariadfinata. Bedanya dari segi kepadatan bahasa. Joni, dengan kecendrungan mengunakan frase, lebih lita dalam mendeskripsikan segalanya, sedangkan Sawali masih terasa longgar. Namun, dengan kelonggaran itu pembaca jadi bisa lebih &#039;tenang&#039; menikmati.
Cerpen Marto Klawung, adalah contoh masalah sehrai-hari yang kita temuka. Cerita ini akan lebih unik jika tak diberi solusi dengan menghadirkan tokoh Kyai Sodikin. Terasa klise bahwa seorang kyai pastilah bisa menyelesaikan sesuatu. Mengapa, misalnya tidak menghadirkan tokoh yang tidak biasa memberikan soulusi. Itulah yang aku katakan saar peluncuran, bahwa Sawali masih belum bisa melepaskan  latarnya sebagai guru: memberi solusi.

Mbak Ratih, salam dengan Mas Eka, ya!

Tabik!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kekuatan Pak Sawali adalah mengangkat tema sederhana yang sering terjadi di sekitar kita tanpa kita pernah perhatian dengan seksama. Bicara masalah orang-orang kecil seperti ini juga kita temukan pada karya Joni Ariadfinata. Bedanya dari segi kepadatan bahasa. Joni, dengan kecendrungan mengunakan frase, lebih lita dalam mendeskripsikan segalanya, sedangkan Sawali masih terasa longgar. Namun, dengan kelonggaran itu pembaca jadi bisa lebih &#8216;tenang&#8217; menikmati.<br />
Cerpen Marto Klawung, adalah contoh masalah sehrai-hari yang kita temuka. Cerita ini akan lebih unik jika tak diberi solusi dengan menghadirkan tokoh Kyai Sodikin. Terasa klise bahwa seorang kyai pastilah bisa menyelesaikan sesuatu. Mengapa, misalnya tidak menghadirkan tokoh yang tidak biasa memberikan soulusi. Itulah yang aku katakan saar peluncuran, bahwa Sawali masih belum bisa melepaskan  latarnya sebagai guru: memberi solusi.</p>
<p>Mbak Ratih, salam dengan Mas Eka, ya!</p>
<p>Tabik!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: semelekethe</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php/comment-page-1#comment-792</link>
		<dc:creator>semelekethe</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 10:55:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php#comment-792</guid>
		<description>Kata kata jawa dalam cerpen Pak Sawali mungkin hanya pemanis saja .
Tapi bener mbak kalau bisa dicari padanannya dalam bahasa Indonesia

====================

&lt;strong&gt;Semelekete:&lt;/strong&gt;
Saya sebetulnya bisa paham, kenapa pak Sawali memilih seumlah kosakata dalam Bahasa Jawa. Salah satunya, mungkin bertunjuan menguatkan &lt;em&gt;setting&lt;/em&gt; tempat yang telah dibangun, yaitu di Jawa (tentu saja). Tetapi, &lt;em&gt;setting&lt;/em&gt; yang dibangun dalam keseluruhan cerpen-cerpen pak Sawali pun sebetulnya sudah cukup kuat tanpa harus menggunakan kosakata Jawa. Saya pikir, penambahan &lt;em&gt;glossary&lt;/em&gt; itu penting, mengingat buku ini diperuntukan untuk orang Indonesia, yang notabene tidak semua bisa berbahasa Jawa. Kalau ada halangan bahasa kan sayang sekali.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kata kata jawa dalam cerpen Pak Sawali mungkin hanya pemanis saja .<br />
Tapi bener mbak kalau bisa dicari padanannya dalam bahasa Indonesia</p>
<p>====================</p>
<p><strong>Semelekete:</strong><br />
Saya sebetulnya bisa paham, kenapa pak Sawali memilih seumlah kosakata dalam Bahasa Jawa. Salah satunya, mungkin bertunjuan menguatkan <em>setting</em> tempat yang telah dibangun, yaitu di Jawa (tentu saja). Tetapi, <em>setting</em> yang dibangun dalam keseluruhan cerpen-cerpen pak Sawali pun sebetulnya sudah cukup kuat tanpa harus menggunakan kosakata Jawa. Saya pikir, penambahan <em>glossary</em> itu penting, mengingat buku ini diperuntukan untuk orang Indonesia, yang notabene tidak semua bisa berbahasa Jawa. Kalau ada halangan bahasa kan sayang sekali.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dana</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php/comment-page-1#comment-791</link>
		<dc:creator>dana</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 10:45:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php#comment-791</guid>
		<description>Saya sangat menikmati cerpen &#039;sepotong kepala&#039; itu. Betapa fitnah memang sangat kejam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat menikmati cerpen &#8216;sepotong kepala&#8217; itu. Betapa fitnah memang sangat kejam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sawali tuhusetya</title>
		<link>http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php/comment-page-1#comment-790</link>
		<dc:creator>sawali tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2008 07:41:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ratihkumala.com/blog/orang-gila-dalam-fiksi-145.php#comment-790</guid>
		<description>terima aksih banget, mbak Mala telah berkenan hadir di acara itu. Mohon maaf kalau kita tidak sempat ngobrol, padahal kepingin banget ngobrol  berlama-lama dengan Mbak Mala. Sebenarnya juga pingin banget ketemu sama Mas Eka. Lantaran sibuk, beliau nggak bisa hadir. Sekali lagi makasih Mbak Mala. Lebih2 Mbak Mala juga menyempatkan diri utk membaca cerpen2 saya, salah satu di antaranya adalah Marto Klawung, dan membuat postingan khusus di blog ini. Sekali lagi terima kasih, Mbak, salam buat Mas Eka. Salam kreatif!

=====================

&lt;strong&gt;Sawali Tuhusetya:&lt;/strong&gt;
Pak Sawali, terus kata &#039;&lt;em&gt;belok&lt;/em&gt;&#039; itu artinya apa? Serius nih pengen tahu....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima aksih banget, mbak Mala telah berkenan hadir di acara itu. Mohon maaf kalau kita tidak sempat ngobrol, padahal kepingin banget ngobrol  berlama-lama dengan Mbak Mala. Sebenarnya juga pingin banget ketemu sama Mas Eka. Lantaran sibuk, beliau nggak bisa hadir. Sekali lagi makasih Mbak Mala. Lebih2 Mbak Mala juga menyempatkan diri utk membaca cerpen2 saya, salah satu di antaranya adalah Marto Klawung, dan membuat postingan khusus di blog ini. Sekali lagi terima kasih, Mbak, salam buat Mas Eka. Salam kreatif!</p>
<p>=====================</p>
<p><strong>Sawali Tuhusetya:</strong><br />
Pak Sawali, terus kata &#8216;<em>belok</em>&#8216; itu artinya apa? Serius nih pengen tahu&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

