Bibliografi
Kronik Betawi
Kronik Betawi adalah karya Ratih Kumala keempat yang bercerita tentang Jakarta dan anak daerahnya yang tergusur dan tergeser. Tiga tokoh utama novel ini, Haji Jaelani, Haji Jarkasi dan Juleha, masing-masing berkisah tentang problema mereka sebagai anak Betawi. Novel ini bersetting dari jaman penjajahan (sekitar tahun 40-an) hingga Reformasi (1998).
Larutan Senja
Dalam alam imajinasi Ratih Kumala, bumi ini terdiri dari berbagai larutan yang ditemukan oleh sekelompok penemu di langit sana. Salah seorang penemu menciptakan larutan gerak agar manusia bisa bergerak, angin bertiup dan laut bergelombang. Penemu ini juga menemukan larutan yang rasanya tidak manis seperti siang, tidak pahit seperti malam, memiliki warna elegan. Larutan ini ia beri nama Larutan Senja.
Genesis
Dengan kaul kemurnian aku telah berjanji hidup murni tidak menikah demi kerajaan Allah. Aku telah dibebaskan dari kekerasan hati, dari keinginana tak teratur untuk memiliki orang lain, dari ketakutan menderita, dari iri hati dan dengki, dari ketakutan dan kesepian, agar aku bisa mengabdi total dan memiliki sikap lepas bebas dan penyangkalan diri.
Tapi tubuhku berkata …
Tabula Rasa
Cinta tak selamanya harus memiliki. Begitu pula cinta Galih dan Raras. Dalamnya cinta Galih pada Krasnaya, gadis Rusia yang telah begitu memikatnya, membuat Galih sulit untuk jatuh cinta lagi. Bahkan kematian Krasnaya tak bisa mengubur cintanya pada gadis itu sampai kemudian dia bertemu Raras. Tetapi cintanya pada Raras bertepuk sebelah tangan. Raras ternyata tidak bisa menerima cinta Galih, ayah dari janin yang pernah dikandungnya. Cinta Raras hanya untuk Violet, sahabat wanitanya yang meninggal dunia akibat overdosis. Kisah cinta yang kompleks dan mengharukan dikemas menjadi cerita yang menarik.
