Orang Gila dalam Fiksi

sawali.jpg

Beberapa waktu lalu saya menyempatkan diri ke HB Jassin, acara sastra Indonesia-Malaysia. Sebetulnya bukan tema yang menarik saya untuk datang, tetapi karena saya rada kangen beberapa lama tidak ke TIM. Selain itu, saya juga lebih tertarik untuk melihat presentasi orang-orang sastra senior (ada pak Ahmadun Yosi Herfanda, kang Kurnia Effendi dan pak Maman S Mahayana), apa pun temanya. Satu lagi yang menarik saya; kebetulan sekali pak Sawali Tuhusetya ternyata juga di acara yang sama, saya dapat info ini dari SMS pak Maman S Mahayana.

Beberapa bulan sebelumnya saya sempat chatting dengannya. Saya termasuk orang yang sering penasaran, bagaimana wajah-wajah aseli orang-orang yang saya temui di dunia maya. Akhirnya, ketemu juga dengan pak Sawali. Sayang kami tidak sempat ngobrol panjang. Maklum, dia lagi meluncurkan buku kumcernya berjudul Perempuan Bergaun Putih (penerbit bukupop, 2008). Jadi rada sibuk melayani orang yang minta tanda tangan. Sesampai di rumah, saya tidak langsung membaca kumcer tersebut. Seperti buku-buku lainnya, saya letakkan di meja kecil sebelah tempat tidur sebagai penanda prioritas buku yang niat saya baca. Saya memang hobi menyicil bacaan, apalagi kalau itu kumpulan cerpen.
Read more

Beasiswa Penulisan & Penerjemahan Novel – Majelis Kata Indonesia 2008

Majelis Kata Indonesia merupakan lembaga filantropi yang berikhtiar menumbuhkan dan mewadahi bentuk-bentuk penciptaan sastra yang menggerakkan kritisisme sosial, semangat toleransi, dan kesadaran kebangsaan. Lembaga ini mendorong dan mendukung bentuk-bentuk penciptaan sastra yang memperluas cakrawala memahami kemanusiaan.

Majelis Kata Indonesia menyelenggarakan beasiswa penulisan dan penerjemahan novel 2008 dengan ketentuan-ketentuan ini:

Selengkapnya baca di sini.

Tempat bermain dan “bekerja”

kidzania1.jpg
Untuk kedua kalinya, saya ikut menemani Yiyi (anaknya Mommy Nai) main ke Kidzania. Sejujurnya, sejak beberapa bulan lalu Yiyi cerita banyak soal Kidzania (dengan sangat bersemangat), saya sudah penasaran. Suatu hari, kesempatan itu datang, waktu Yiyi ultah, si Mommy mengajak saya untuk ikut serta ke Kidzania. Saya rada menyesal tidak bawa kamera waktu itu. Nah… kali kedua ini saya bawa! he he he….

Ada apa sebenarnya di Kidzania, yang bikin Yiyi dan anak-anak Jakarta sekarang “demam Kidzania”?
Ternyata, saya seperti masuk ke dunia baru, mengingatkan saya pada negeri antah-berantah di cerita Peter Pan. Hanya saja, dunia Kidzania mirip dengan dunia kita. Kalau di Dunia Fantasi (mirip-mirip Disney Land), penuh dengan wahana permainan-permainan, maka di Kidzania penuh dengan wahana pekerjaan. Ya, pekerjaan! Sayang, saya sudah uzur, jadi tidak bisa ikut main di wahana. Semua cuma buat anak-anak.
Read more

The Wizard of OZ at Oprah Show

dr-oz-omentum.jpg
I am the kind of person who care about health. First, it’s because I have diabetic history run in my family. Second, my brothers, father and cousins are fat. Perhaps not as fat as American, but they are fat for Indonesian. I felt comfy to be surrounded by fat people, but not anymore. Not since I realize that it’s not healthy, and it can easily happen to me; becoming fat, live unhappy (especially because I don’t have anything to wear), and die suffer. I don’t want to be like that.

See the picture above? It’s Dr.Oz, Oprah and they’re -not very good friend- omentum. Yes, I just knew it’s name; OMENTUM, after watching Oprah Show several weeks ago at Hallmark Channel. Omentum is a bunch of fat that stays in your belly. That’s what you see in the mirror when you’re naked, and makes your belly doesn’t six pack in shape. It’s your enemy, I tell you! You don’t want to have too many omentum live in your belly.
Read more

Film-Film tentang Penulis

shakespearein-love.jpg
Joseph Fiennes, pemeran William Shakespeare dalam film Shakespeare in Love
Saya adalah orang yang sangat percaya, bahwa di balik sebuah cerita fiksi, ada cerita lain, yaitu penulisnya. Stephen King dalam bukunya berkata, bahwa (kalau tidak keliru mengutip), dibutuhkan tiga hal jika seseorang ingin jadi penulis: 1) pena, 2) kertas, 3) broken home!

Hah?! Broken home? Ya, broken home!
Read more